Gembala yang Baik
The LORD is my shepherd; I shall not want.
He maketh me to lie down in green pastures:
he leadeth me beside the still waters.
He restoreth my soul:
he leadeth me in the paths of righteousness for his name's sake.
Yea, though I walk through the valley of the shadow of death, I will fear no evil:
for thou art with me; thy rod and thy staff they comfort me.
Thou preparest a table before me in the presence of mine enemies:
thou anointest my head with oil; my cup runneth over.
Surely goodness and mercy shall follow me all the days of my life:
and I will dwell in the house of the LORD forever.
Psalm 23
(Belajar merenungkan Firman Tuhan)
Rasanya sudah berungkali kita membaca dan menyanyikan ayat-ayat di atas, tapi sudahkah kita menghayatinya secara sungguh memiliki Seorang Gembala yang Baik dalam kehidupan kita?
Bagi saya kunci yang paling mendasar untuk dapat merenungkan Mazmur 23 adalah ketika kita memahami secara sungguh-sungguh karakter dan kehidupan seekor domba! Nah gimana bagi kita yang umumnya sejak lahir selalu ada di kota, jangankan tau karakter dan cara hidupnya.... bentuknya aja sering gak tau :-( yah pokoknya itu deh yang bulunya tebel... lah emangnya gak ada kambing yang bulunya tebel? tambah bingung khan hehehehe
Tapi kita gak akan terlalu pusing dengan gambaran fisik domba tapi kita akan lebih fokus ke arah karakteristik domba. Sebab bukan suatu kebetulan jika Tuhan Yesus dalam Mat 25 mengibaratkan kita sebagai kawanan yang perlu dipisahkan menurut jenisnya domba atau kambing? Untuk itulah maka saat ini kita perlu tahu apa saja karakter-karakter domba sebagai cermin karakter hidup kita:
- Domba adalah makhluk komunitas: domba senang bergerombol dan sulit untuk hidup sendiri
- Domba sangat membutuhkan pimpinan: karena tidak memiliki penglihatan yang baik domba perlu diarahkan untuk itulah gembala berjalan di depan, saat sendiri dan tidak dipimpin domba menjadi mudah tersesat bahkan sering jatuh ke jurang atau terperangkap semak berduri
- Domba tidak suka bertengkar: domba tidak saling berebut areal makanan tapi suka berbagi tempat bersama
- Domba sangat membutuhkan perlindungan: karena tidak memiliki senjata untuk membela diri melawan binatang-binatang buas domba sangat berharap pada perlindungan gembala
- Domba sangat membutuhkan pertolongan: disebabkan karena ketebalan bulunya, ketika banyak berlarian suhu badannya mudah naik dan ia membutuhkan gembala untuk memberikan air yang segar, selain itu saat jatuh terlentang domba yang berbulu tebal juga sangat sulit untuk membalikkan badannya sehingga perlu bantuan gembala
- Domba mengenal suara gembala
- Domba percaya dan taat
Ketika kita memahami dan memiliki karakter-karakter domba diatas, kita akan dimampukan untuk lebih dalam memahami setiap perkataan di Mazmur 23. Kita juga menjadi mengerti bahwa kita tidak akan mampu hidup tanpa Gembala yang baik, yaitu Tuhan Yesus. Dan ketika kita menjadikan Yesus sebagai Gembala kita maka kita menyadari bahwa hidup kita ada dalam pimpinan dan perlindungan yang paling aman dan yang terbaik.
Mau menjadi Kristen Domba? atau masih mau seperti kambing? Selamat memilih.... TYM!
Mat 25:31-33 "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
Mat 25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
Mat 25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home